Upacara Peringatan Hari Kartini 2026 di SMA Negeri 1 Banyuwangi Berlangsung Tertib dan Penuh Makna

Web Resmi SMA Negeri 1 Banyuwangi (PRABANGKARA MANDALA ADHITAMA)

Upacara Peringatan Hari Kartini 2026 di SMA Negeri 1 Banyuwangi Berlangsung Tertib dan Penuh Makna


Banyuwangi, 21 April 2026 — SMA Negeri 1 Banyuwangi melaksanakan upacara bendera dalam rangka peringatan Hari Kartini pada Selasa pagi (21/4) di lapangan sekolah. Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dan diikuti oleh seluruh siswa sebagai peserta upacara.
Upacara tahun ini memiliki kekhasan tersendiri karena seluruh petugas upacara merupakan ibu guru dan ibu karyawan. Mereka bertugas sebagai pemimpin upacara, pembina upacara, pembaca teks, hingga pasukan pengibar bendera. Sementara itu, para siswa mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib dan penuh kedisiplinan.
Suasana upacara semakin semarak dengan penggunaan busana adat. Para siswi dan ibu guru mengenakan kebaya dengan beragam motif khas Nusantara, sementara siswa laki-laki dan bapak guru mengenakan pakaian adat Jawa Timur. Penampilan tersebut mencerminkan nilai budaya sekaligus penghormatan terhadap perjuangan perempuan Indonesia.
Rangkaian upacara berlangsung sesuai tata upacara bendera pada umumnya, diawali dengan persiapan pasukan, pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, amanat pembina upacara, hingga penutup. Seluruh proses berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Dalam amanatnya, pembina upacara menyampaikan pentingnya memahami nilai perjuangan Raden Ajeng Kartini sebagai tokoh pelopor emansipasi perempuan di Indonesia. Disampaikan pula bahwa semangat Kartini relevan untuk diterapkan oleh generasi muda saat ini, khususnya dalam bidang pendidikan, kemandirian, dan tanggung jawab sosial.
Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai perjuangan, meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesetaraan gender, serta memperkuat karakter siswa. Selain itu, keterlibatan ibu guru dan karyawan sebagai petugas upacara menjadi bentuk nyata penghargaan terhadap peran perempuan di lingkungan pendidikan.
Dengan pelaksanaan upacara ini, SMA Negeri 1 Banyuwangi berharap seluruh warga sekolah dapat mengambil hikmah dari perjuangan Kartini dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *