SMAN 1 Banyuwangi Terima Visitasi dan Pendampingan Sekolah Moderasi Beragama dari Kemenag Kabupaten Banyuwangi
Banyuwangi – SMAN 1 Banyuwangi menerima kunjungan visitasi dan pendampingan Sekolah Moderasi Beragama dari Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banyuwangi. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan implementasi nilai-nilai moderasi beragama dalam penyelenggaraan pendidikan di lingkungan sekolah.
Visitasi dan pendampingan ini dihadiri oleh jajaran Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, pimpinan SMAN 1 Banyuwangi, guru, tenaga kependidikan, serta perwakilan peserta didik. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan menjadi sarana untuk memperkuat sinergi antara satuan pendidikan dengan Kementerian Agama dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang inklusif dan harmonis.
Kegiatan pendampingan bertujuan untuk menginternalisasikan nilai-nilai moderasi beragama dalam berbagai aspek kehidupan sekolah. Nilai tersebut meliputi sikap toleransi, keadilan, keseimbangan, penghargaan terhadap keberagaman, serta komitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas dari kekerasan dan diskriminasi.
Kepala SMAN 1 Banyuwangi, Imam Nursamsudin, S.T., M.Pd., menyampaikan bahwa penguatan moderasi beragama memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik. Sekolah tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam mengembangkan kompetensi akademik, tetapi juga membentuk generasi yang memiliki karakter, mampu menghargai perbedaan, serta dapat hidup berdampingan secara damai dalam keberagaman.
Melalui kegiatan ini, tim dari Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi melakukan pendampingan terhadap pelaksanaan program dan budaya sekolah yang selaras dengan prinsip moderasi beragama. Pendampingan tersebut juga menjadi ruang diskusi dan evaluasi bersama untuk mengoptimalkan peran seluruh warga sekolah dalam mengimplementasikan nilai-nilai moderasi.
SMAN 1 Banyuwangi terus berkomitmen untuk mengembangkan ekosistem pendidikan yang menjunjung tinggi keberagaman. Implementasi moderasi beragama diharapkan tidak hanya menjadi sebuah program, tetapi dapat tumbuh menjadi budaya positif yang tercermin dalam sikap dan perilaku seluruh warga sekolah.
Peserta didik sebagai generasi penerus juga memiliki peran strategis dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang inklusif. Melalui berbagai kegiatan pembelajaran, organisasi, dan pengembangan kepemimpinan siswa, mereka didorong untuk membangun sikap saling menghormati, bekerja sama, serta mengedepankan nilai kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan visitasi dan pendampingan Sekolah Moderasi Beragama ini menjadi langkah positif bagi SMAN 1 Banyuwangi dalam memperkuat kualitas pendidikan karakter. Sinergi antara sekolah dan Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi diharapkan dapat terus berlanjut dalam mendukung terciptanya generasi muda yang moderat, toleran, berwawasan kebangsaan, dan mampu menghadapi dinamika masyarakat yang semakin beragam.
Dengan semangat kebersamaan dan komitmen seluruh warga sekolah, SMAN 1 Banyuwangi terus berupaya mewujudkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, harmonis, serta ramah terhadap keberagaman.
SMAN 1 Banyuwangi – Bersama Membangun Generasi Berkarakter dalam Harmoni Keberagaman.

